![]() ![]() |
||||
|
|
||||
![]() |
||||
| FAQ __Berisikan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan mengenai Printer Inkjet dan Peng-isi-an Ulang Cartridge serta penghematannya. | ||||
|
1. Simpanlah buku petunjuk (manual) printer Anda agar dapat dilihat pada saat diperlukan. 2. Simpanlah diskette yang diberikan bersama Printer Anda, karena apabila terjadi kerusakan pada harddisk, maka diskette tersebut akan diperlukan lagi untuk meng-install printer driver-nya. 3. Printer Inkjet adalah printer yang mencetak dengan cara menyemprotkan tinta melalui lubang-lubang penyemprotan tinta (head). Lubang-lubang ini berukuran diameter sekitar kurang dari 0.1milimeter. Itulah makanya lubang-lubang ini mudah sekali tersumbat dengan tinta yang mengering apabila Cartridge Tinta dibiarkan diudara terbuka. 4. Pada printer-printer Inkjet yang dilengkapi dengan 2 (dua) Cartridge Tinta, yaitu Hitam dan Warna, dan dimana hanya 1 (satu) Cartridge Tinta yang dapat digunakan pada setiap saat, seperti yang berlaku dengan Printer: HP Deskjet 400C, Canon BJC-210 dan Epson Stylus Color IIs atau Stylus Color 200, simpanlah Cartridge Tinta yang tidak sedang digunakan pada tempat yang bersih dan tertutup rapat dan GUNAKANLAH CARTRIDGE TINTA HITAM UNTUK PENCETAKAN TEXT (TULISAN), KARENA PENCETAKAN AKAN JAUH LEBIH CEPAT DAN JAUH LEBIH HEMAT. 5. Cartridge Tinta Printer Inkjet terbagi menjadi jenis-jenis berikut:
6. Cartridge Tinta berharga relative mahal disebabkan oleh hal-hal berikut:
7. Semua Cartridge Tinta Printer Inkjet dapat diisi ulang dengan Tinta Suntik yang sesuai peruntukkannya (tipe Tinta Suntik yang tepat). Sebagai tambahan informasi, setiap Tinta Suntik DataPrint sudah di-test sehingga sudah dipastikan sesuai dengan penggunaan yang tertera pada kemasannya. 8. Pengisian ulang Cartridge Tinta dapat di-ibarat-kan seperti Anda mengganti isi sebuah bolpen mahal, seperti bolpen merk Montblanc. Apakah Anda bersedia membuang bolpen mahal Anda pada saat isi-nya habis ??? Tentunya tidak, lalu mengapa Anda membuang Cartridge Tinta pada saat tintanya habis dan jelas-jelas dapat di-isi ulang. 9. Fihak-fihak yang mengatakan bahwa Cartridge Tinta tidak dapat atau tidak boleh di-isi ulang hanyalah mereka yang ingin terus menerus memaksakan penjualan Cartridge Tinta baru. 10. Keberadaan Tinta Suntik seperti yang bermerk DataPrint memberikan pilihan yang jauh-jauh-jauh lebih murah dibandingkan dengan pembelian Cartridge Tinta baru. Menurut harga pasar yang berlaku sekarang, penghematan yang paling sedikit dapat mencapai sekitar Rp. 30,000 (Tiga Puluh Ribu Rupiah) dengan sekali mengisi ulang Cartridge Tinta. Anda dapat menanyakan sendiri hal ini kepada toko dimana Anda membeli Cartridge Tinta. 11. Fihak-fihak tertentu mengatakan bahwa Tinta Suntik adalah tinta palsu. Tanyakan pada mereka apakah mereka memproduksi sendiri tinta yang di-isi-kan kedalam Cartridge Tinta produksi-nya. Lalu tanyakan, apakah mereka itu pabrik Elektronik atau pabrik tinta ?? DataPrint dengan jujur mengakui bahwa tinta-nya tidak diproduksi sendiri, tetapi adalah di-impor langsung dari Amerika Serikat. 12. Penggunaan Tinta Suntik yang tidak tepat dapat menyebabkan Printer tidak mencetak sama sekali, atau kalaupun dapat mencetak, memberikan hasil yang tidak memuaskan. 13. Pada saat hasil cetakan menunjukkan garis putih, ini menandakan bahwa isi tinta didalam Cartridge Tinta sudah menipis. 14. Pada saat isi tinta sudah menipis dan apabila pencetakan diteruskan, garis-garis putih akan terus bertambah banyak, dan pada akhirnya isi tinta akan habis sama sekali. Apabila pencetakan masih diteruskan, maka akan terjadi pengeringan pada lubang penyemprotan tinta (head). 15. Pengeringan tinta pada lubang penyemprotan tinta (head) akan menyebabkan penyumbatan pada lubang-lubang tersebut, sehingga setelah isi tinta ditambah dengan Tinta Suntik, kemungkinan besar Cartridge tetap tidak dapat langsung digunakan karena tinta terhadang oleh sumbatan pada lubang-lubang penyemprotan tinta. (Lihat tip untuk mengatasi penyumbatan ini). 16. Itulah makanya, pada saat isi tinta sudah menipis, langsung isi / tambah tinta dengan Tinta Suntik DataPrint yang sesuai peruntukkannya 17. Keberhasilan pengisian ulang (re-fill) pada Cartridge Tinta Printer Inkjet ditentukan oleh:
18. Kebocoran tinta setelah cartridge diisi ulang dapat terjadi dikarenakan hal-hal berikut:
19. Cara mengatasi Penyumbatan pada lubang penyemprotan Cartridge Tinta:
20. Cara mengatasi 'Penyumbatan Berat' pada lubang penyemprotan Cartridge Tinta:
14. Pada printer-printer Inkjet tertentu seperti Epson Stylus, hasil cetak pada saat Catridge Tinta baru saja selesai di-isi ulang mungkin menunjukkan hasil cetakan yang ber-garis-garis putih - seperti pada saat isi tinta sudah menipis, hal ini disebabkan oleh terciptanya gelembung udara pada saluran tinta menuju ke-lubang penyemprotan tinta (head). Cara pengatasi ini adalah dengan melakukan prosedur 'head cleaning' yang dijelaskan pada buku petunjuk (manual) printer bersangkutan, karena proses 'head cleaning' ini selain membersihkan lubang penyemprotan tinta (head), juga menyedot tinta ber-ulang kali sehingga dapat mendorong gelembung udara sampai keluar melalui head. |
||||
| Khusus untuk Printer Inkjet Epson Stylus, usahakan jangan terlalu sering menyalakan dan mematikannya, karena jenis printer ini mengkonsumsi tinta yang berlebihan pada setiap kali dinyalakan (Tanyakanlah hal ini pada produsen atau agen printernya). | ||||
|
Copyright © 1992 DATAPRINT.CO.ID. All right reserved.
|
||||