Daftar Isi
Pada umumnya, penyimpanan sekunder berbentuk magnetic, kecepatan pengaksesan memori ini jauh lebih lambat dibandingkan memori utama. Pada bagian ini akan diperkenalkan konsep-konsep yang berhubungan dengan memori sekunder seperti system berkas, atribut dan operasi system berkas, struktur direktori, atribut dan operasi struktur direktori, system berkas jaringan, system berkas virtual, system berkas GNU/linux, keamanan system berkas, FHS (File Hierarchy Systems), serta alokasi blok system berkas.
Karakteristik dari perangkat penyimpanan tersier pada dasarnya adalah menggunakan removable media yang tentu saja berdampak pada biaya produksi yang lebih murah. Sebagai contoh: sebuah VCR dengan banyak kaset akan lebih murah daripada sebuah VCR yang hanya dapat memaminkan satu kaset saja.
Struktur disk merupakan suatu hal yang penting bagi penyimpanan informasi. Sistem komputer modern menggunakan disk sebagai media penyimpanan sekunder, dulu pita makgnetik digunakan sebelum penggunaan disk sebagai media penyimpanan, sekunder yang memiliki waktu akses yang lebih lambat dari disk. Sejak digunakan disk, tape digunakan untuk beckup, untuk menyimpan informasi yang tidak sering digunakan, sebagai media untuk memindahkan informasi dari satu sistem ke sistem lain, dan untuk menyimpan data yang cukup besar bagi sistem disk.
[WEBWIKI2007] 2007. Serializability – http://en.wikipedia.org/wiki/Floopy_disk, Magneto_optical drive, DVD_Rw, CD_ROM, Tape_drive. . Diakses 2 Mei 2007.
[Tanenbaum1997] 2001. Modern Operating Systems, design and implementation.. Second Edition. Prentice-Hall.