Manajemen Ruang Bebas

Penyimpanan yang tidak berkesinambungan dan adanya penghapusan data menyebabkan adanya ruang-ruang bebas di disk. oleh karena itu diperlukan manajemen ruang bebas. Caranya, dengan membuat daftar ruang-ruang kosong. Apabila ada berkas baru yang ingin disimpan, maka ruang bebas dicari pada daftar ini.

Ada empat jenis daftar ruang bebas:

Vektor Bit

Blok yang kosong ditandai dengan angka 1 dan blok yang ada isinya ditandai dengan angka 0. Contoh: 0100100, ini berarti blok yang kosong adalah blok ke 1 dan 4.

Gambar 17.9. Gambar Vektor Bit

Gambar Vektor Bit

Perhitungan nomor blok kosong pada vektor bit ini adalah:

(jumlah bit per word)*(jumlah nilai-0 word)+offset dari bit pertama.

Kelemahan dari cara ini adalah pemetaan bit-nya membutuhkan ruang tambahan (blok tersendiri).

Contoh:

ukuran blok = 2^12 byte,

ukuran disk = 2^30 byte (1 gigabyte),

ruang untuk vektor bit=2^30/2^12 bit (atau 32Kbyte).

Dengan menggunakan vektor bit bisa terjadi kesalahan dimana bit[i]=1 pada memory dan bit[i]=0 pada disk. Untuk mencegah terjadinya perbedaan ini, maka pada saat pengalokasian suatu ruang kosong untuk suatu berkas dilakukan cara berikut:

Linked-List

Blok kosong pertama pointer ke blok kosong kedua, dan blok kosong kedua pointer ke blok ketiga yang kosong.

Gambar 17.10. Gambar Linked-List

Gambar Linked-List

Keunggulan linked-list adalah linked- list tidak membutuhkan terlalu banyak ruang khusus untuk pointer seperti pada vektor bit yang membutuhkan banyak ruang kosong untuk menyimpan bit-bit yang menyatakan status dari setiap blok. Kelemahannya adalah sulit untuk mendapatkan ruang kosong berurutan dengan mudah.

Pengelompokan

Menggunakan satu blok untuk menyimpan alamat blok-blok kosong di dekatnya. Jika blok telah terisi, maka akan terhapus dari blok alamat kosong.

Gambar 17.11. Gambar Pengelompokan

Gambar Pengelompokan

Penghitungan

Ruang kosong list berupa urutan blok-blok kosong, maka dilakukan pendaftaran rangkaian blok kosong dengan memasukkan alamat blok kosong pertama dari rangkaian tersebut, lalu disertakan jumlah blok kosong yang bersebelahan dengannya.

Gambar 17.12. Gambar Penghitungan

Gambar Penghitungan