Sebuah transaksi harus memenuhi beberapa syarat. Syarat-syarat ini biasa disebut ACID properties dan harus terpenuhi agar pada saat terjadi system crash, pemulihan pada transaksi tersebut dapat dilakukan. ACID properties terdiri dari:
Atomicity . Sebuah transaksi dijalankan secara keseluruhan atau tidak dijalankan sama sekali.
Consistency . Sebuah transaksi mengubah sistem dari sebuah state yang konsisten menjadi state konsisten yang lain.
Isolation . Transaksi yang belum selesai tidak dapat menunjukkan hasilnya ke transaksi yang lain sebelum transaksi tersebut commit.
Durability . Ketika sebuah transaksi commit, sistem akan menjamin hasil dari operasi akan tetap, bahkan ketika terjadi kegagalan pada suatu subsequent.
Dengan sifat atomicity, sebuah transaksi dapat dipastikan dijalankan secara keseluruhan atau jika terjadi system crash seluruh data yang telah diubah oleh transaksi tersebut dikembalikan ke state awal sebelum transaksi dilakukan. State awal yang konsisten akan diubah menjadi state lain yang juga konsisten setelah sebuah transaksi sukses dijalankan dengan asumsi tidak terjadi interleave antar transaksi. Oleh karena itu diperlukan consistency pada transaksi. Dengan sifat isolation dapat juga dikatakan setiap schedule (rangkaian beberapa transaksi) bersifat serializable, yang akan dibahas pada bagian serialisasi. Setiap kali transaksi telah berhasil dijalankan akan dijamin bahwa hasil update data akan terjaga.