Monitor adalah suatu tipe data abstrak yang dapat mengatur aktivitas serta penggunaan resource oleh beberapa thread. Ide monitor pertama kali diperkenalkan oleh C.A.R Hoare dan Per Brinch-Hansen pada awal 1970-an.
Monitor terdiri atas data-data private dengan fungsi-fungsi public yang dapat mengakses data-data tersebut. Method-method dalam suatu monitor sudah dirancang sedemikian rupa agar hanya ada satu buah method yang dapat bekerja pada suatu saat. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar semua operasi dalam monitor bersifat mutual exclusion.
Monitor dapat dianalogikan sebagai sebuah bangunan dengan tiga buah ruangan yaitu satu buah ruangan kontrol, satu buah ruang-tunggu-masuk, satu buah ruang-tunggu-dalam. Ketika suatu thread memasuki monitor, ia memasuki ruang-tunggu-masuk (enter). Ketika gilirannya tiba, thread memasuki ruang kontrol (acquire), di sini thread menyelesaikan tugasnya dengan shared resource yang berada di ruang kontrol (owning). Jika tugas thread tersebut belum selesai tetapi alokasi waktu untuknya sudah habis atau thread tersebut menunggu pekerjaan thread lain selesai, thread melepaskan kendali atas monitor (release) dan dipindahkan ke ruang-tunggu-dalam (waiting queue). Ketika gilirannya tiba kembali, thread memasuki ruang kontrol lagi (acquire). Jika tugasnya selesai, ia keluar dari monitor (release and exit).
Karena masalah sinkronisasi begitu rumit dan beragam, monitor menyediakan tipe data condition untuk programmer yang ingin menerapkan sinkronisasi yang sesuai untuk masalah yang dihadapinya. Condition memiliki operasi-operasi:
Wait, sesuai namanya
thread yang memanggil fungsi
ini akan dihentikan kerjanya.
Signal, jika suatu
thread memanggil fungsi ini,
satu (dari beberapa)
thread yang sedang menunggu
akan dibangunkan untuk bekerja kembali. Operasi ini hanya
membangunkan tepat satu buah
thread yang sedang menunggu.
Jika tidak ada
thread yang sedang menunggu,
tidak akan terjadi apa-apa (bedakan dengan operasi
buka pada semafor).
Ilustrasi monitor dengan condition variable:
Bayangkan jika pada suatu saat sebuah
thread A memanggil fungsi
signal pada
condition x
(x.signal()) dan ada sebuah
thread B yang sedang menunggu
operasi tersebut (B telah memanggil fungsi
x.wait() sebelumnya), ada dua kemungkinan
keadaan
thread A dan B setelah A
mengeksekusi
x.signal():
Signal-and-Wait, A menunggu sampai B
keluar dari monitor atau menunggu
condition lain yang dapat
mengaktifkannya.
Signal-and-Continue, B menunggu sampai
A keluar dari monitor atau menunggu
condition lain yang dapat
mengakifkannya.
Monitor dikembangkan karena penggunaan semafor yang kurang praktis. Hal itu disebabkan kesalahan pada penggunaan semafor tidak dapat dideteksi oleh compiler. Keuntungan memakai monitor:
Kompilator pada bahasa pemrograman yang telah mengimplementasikan monitor akan memastikan bahwa resource yang dapat diakses oleh beberapa thread dilindungi oleh monitor, sehingga prinsip mutual exclusion tetap terjaga.
Kompilator bisa memeriksa kemungkinan adanya deadlock.