Saat sebuah komputer dalam domain dinyalakan, maka mesin tersebut mengirimkan pesan secara broadcast (kepada seluruh komputer yang ada dalam jaringan) dan mendeklarasikan dirinya dengan nama dari NetBIOS. Proses ini dinamakan name registration. Jika tidak ada bentrok dengan mesin yang lain, maka nama tersebut dipergunakan. Nama inilah yang muncul pada saat user browsing di network neighborhood.
Pada saat mendeklarasikan namanya dalam sebuah jaringan, mesin juga melayani name resolution. Name resolution adalah sebuah proses yang menerjemahkan nama NetBIOS ke dalam nomor IP tertentu. Baik name resolution maupun name registration bekerja berdasarkan standarisasi yang dibuat oleh IETF (Internet Engineering Task Force) tahun 1987. Semuanya dituangkan dalam RFC (Request For Comments) 1001 dan 1002. Standarisasi ini dikenal dengan NetBIOS over TCP/IP, atau NBT. Pada prinsipnya, NBT memberikan tiga layanan :
Name Resolution, dan Name Registration, selain dijalankan secara broadcast, juga dapat dideklarasikan secara terpusat. Dalam hal ini dibuat sebuah NetBIOS Name Server (NBNS). Saat mesin dinyalakan, langsung mendaftarkan dirinya ke NBNS nama dan nomor IP. Ketika komputer lain mencari nama mesin dari sebuah IP, maka permintaan tidak dilakukan secara broadcast melainkan langsung ke NBNS. NBNS akan mencocokkan dengan nama mesin yang telah terdaftar, kemudian memberikan jawaban. Proses ini tentu lebih mengurangi lalu lintas data dalam jaringan, dibandingkan dengan proses broadcast.
Gambar 5 Pendaftaran nama dengan Broadcast
Gambar 6 Pendaftaran nama dengan NetBIOS Name Server (NBNS)
WINS adalah penerapan NBNS oleh Microsoft. Jika dalam domain ada server WINS, maka komputer tersebut tidak mengirimkan atau menerima sinyal secara broadcast, melainkan mendaftarkan nama NetBIOS-nya ke server WINS. Server ini akan menyimpan nama semua mesin yang telah mendaftarkan mesinnya, dan membantu user saat browsing di network neighborhood.